Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menjelaskan sejumlah daerah meliburkan sekolah karena khawatir dengan penyebaran virus Corona jenis baru atau COVID-19 di wilayah masing-masing. Oleh karena itu, Mendikbud bekerja sama dengan berbagai pihak untuk pembelajaran secara daring. Beberapa pihak yang fokus mengembangkan sistem pendidikan secara daring adalah Google Indonesia, Kelas Pintar, Microsoft, Quipper, Ruangguru, Sekolahmu, dan Zenius. Kemendikbud sendiri memiliki portal belajar sendiri, yakni Rumah Belajar.

Beberapa daerah lainnya memutuskan untuk meliburkan kegiatan di sekolah dan menggantinya dengan belajar jarak jauh di rumah untuk mencegah penularan virus corona (penyebab COVID-19) melalui bimbingan bapak ibu guru melalui tugas secara online.

IMG-20200316-WA0089
thumbnail (23)
thumbnail (16)
thumbnail (18)
thumbnail (17)
thumbnail (22)

 

Oleh karena itu Perkumpulan Strada mengambil sikap untuk mendukung program pemerintah dengan mengikuti “Home learning” atau belajar di rumah selama 2 minggu ke depan. Belajar jarak jauh di rumah berarti orang tua atau pengasuh memiliki peran penting untuk memantau kegiatan anak di rumah selama sekolah diliburkan.Jika tidak bisa menerapkan sistem belajar jarak jauh, anak bisa tertinggal dibandingkan siswa lainnya saat sekolah mulai kembali dilakukan dengan normal.

Seluruh peserta didik tetap belajar efektif di rumah melalui kelas jarak jauh yang diberikan oleh guru. Hasil pembelajaran tetap dipantau oleh guru dengan memanfaatkan fasilitas e-learning. Sedangkan untuk fasilitas e-learning ini masih menggunakan fasilitas yang telah ada dan dimodifikasi sesuai pembelajaran.

thumbnail (9)
thumbnail (7)
thumbnail (11)
thumbnail (2)
bima
thumbnail (3)
thumbnail (12)
thumbnail (15)
thumbnail (8)

Adapun kegiatan pembeajaran tersebut menggunakan beberapa cara agar anak disiplin belajar di rumah.

  1. Menjelaskan situasi
    Jelaskan situasi yang terjadi saat ini pada anak mengenai social distancing dan aktivitas di rumah. Berikan pemahaman bahwa anak tetap harus belajar di rumah.
    Jelaskan bahwa belajar di rumah merupakan salah satu bentuk pencegahan penularan virus corona. Tempat ramai seperti sekolah dan juga ruang publik lainnya dapat meningkatkan potensi penularan virus.
  2. Konsultasi dengan guru
    orang tua selalu aktif berkonsultasi dengan guru di sekolah. Tanyakan pada guru mengenai materi yang harus dipelajari anak, metode pembelajaran, serta tugas yang harus dikerjakan. Orang tua juga perlu berkoordinasi aktif dengan pihak sekolah, Beri tahu pula perkembangan anak selama belajar di rumah agar guru dapat mengantisipasi langkah pembelajaran selanjutnya.
  3. Buat jadwal teratur
    Libur sekolah bukan berarti bisa berleba-leha. Jelaskan pada anak situasi yang terjadi bahwa sekolah tetap berlangsung dan hanya dipindahkan ke rumah. Oleh karena itu, buat lah jadwal yang teratur seperti kegiatan di sekolah.
    Jadwal ini bisa mengikuti jadwal belajar anak di sekolah atau membuat jadwal belajar baru yang lebih fleksibel. Misalnya, seperti bangun pagi yang teratur, mandi, sarapan, belajar, istirahat dan bermain, dan belajar hingga waktu yang ditentukan, aktivitas bebas, mandi, dan tidur. Beri tahu anak untuk disiplin mengikuti jadwal tersebut. Jelaskan pula orang tua akan terus memantau kegiatan belajar anak.
  4. Belajar dan bekerja bersama
    Aktivitas orang tua yang harus bekerja dari rumah bisa digabungkan dengan belajar bersama anak. Anak akan merasa lebih adil dan terpacu untuk belajar ketika orang tua juga ikut bekerja bersama. Jangan sampai anak diminta untuk belajar tapi orang tua justru bergosip atau menonton drama.
  5. Bantu anak belajar
    Bantu pula anak untuk memahami materi yang dipelajari. Jelaskan dengan baik kepada anak tentang apa yang orang tua pahami. Jika tidak mengerti materi pembelajaran, jangan sungkan untuk bertanya pada guru atau mencari sumber yang tepat untuk menjelaskan materi pada anak.

Sehubungan dengan penyebaran Covid 19 atau virus corona SD Strada Dipamarga sudah mengantisipasi dengan mengadakan sosialisasi cara – cara pencegahan penyebaran virus covid 19, dengan menyediakan tempat cuci tangan , memasang brosur cara mencuci tangan dengan benar, menyediakan hand sanitizer, dan menyarankan para siswa dan guru untuk menggunakan masker bagi yang sakit.

 

thumbnail (24)
 

thumbnail (25)

 

 

 

Sebarkan artikel ini